pelajar paruh waktu

Tampilkan postingan dengan label Just Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Just Story. Tampilkan semua postingan

30 Jun 2012

Sakura Termanis

03.41 Posted by anzilnyaw , No comments
                Jari Zelin yang mungil menari indah di atas keypad hand phone –nya.
                Kamu di mana? Aku nunggu kamu lo.
                Billy, mantan kekasihnya yang akan berjanji menemuinya untuk mengganti cincin yang dulu dirusaknya gara-gara suatu hal yang Billy tak mau cerita. Saat itu Billy bersikeras meyakinkan Zelin untuk meminjam ciincinnya. Billy juga tidak memberitahu untuk apa ia meminjam cincin itu yang jelas ia akan mengembalikannya dalam waktu seminggu. Tapi setelah seminggu berlalu cincin itu rusak dan Billy berjanji untuk menggantinya.
                Cincin itu sendiri sebenarnya kado ulang tahun dari Billy di ulang tahun Zelin ke 17 tahun. Hubungan mereka kandas di usia hampir 4 bulan karena ego mereka masing-masing. Dan kini sudah lewat dari 1 bulan sejak pertengkaran terkahir mereka. Tidak bisa dipungkiri Zelin kini grogi ketika dia akan bertemu dengan Billy.
                “ Selalu kan. Kenapa sih selalu aku yang nunggu,” keluh Zelin.
                Tak berapa lama Billy datang menaiki montor ninjanya. Bukan tipe lelaki yang tampan, tetapi Billy punya daya tarik tersendiri.
                “ Kamu udah dari tadi?”
                “ Nggak kok, dari kemarin,” balas Zelin ketus.
                “ Sorry macet.”
                Billy mengeluarkan kotak merah. Dibukanya kotak itu perlahan dan nampaklah cincin yang luarbiasa cantik di dalamnya.
                “ Ini buat kamu.”
                “ Bil, kenapa nggak beliin yang sama aja? Ini kan cincin mahal.”
                “ Nggak papa. Cincin yang dulu buang aja.” Billy mengambil tangan Zelin dan memasangkannya di jari manisnya.
                Cincin emas putih dengan bentuk hati. Dan bila diamati lebih dalam ada tulisan ‘Sakura’ di bagian belakang cincin. Nampak manis di jari mungil Zelin.
                “ Ini kado perpisahan dari aku. Aku mau pindah. Nggak tinggal di sini lagi.”
                “ Ke mana?”
                “ Ke Jepang. Mau ngelanjutin kuliah di sana. Jagain cincinnya ya. Yang dulu dibuang aja. Anggep itu masa lalu dan nggak perlu diinget lagi.”
                Zelin hanya terdiam. Dia masih terpaku. Belum mengerti maksud sebenarnya dari Billy.
                “ Aku sayang kamu Lin. Lebih tepatnya aku masih sayang kamu. Maafin keegoisanku. Cincin yang dulu emang sengaja aku rusak. Aku mau kita mulai lagi dari awal. Liat, di cincin ini ada tulisan sakura biar kamu inget aku yang ada di Jepang. Kamu mau nunggu aku?”
                “ Demi semua rasa sayangku ke kamu, aku mau.”




Pantaskah aku menangis?

03.00 Posted by anzilnyaw , No comments
Malam ini aku terbangun di tengah orang-orang yang masih tidur. Mataku mengerjap-ngerjap. Mencari-cari sesuatu. Sekejap aku tersadar, sesuatu yang kucari telah hilang. Mataku menerawang ke langit-langit kamar. Sebelum terbangun aku memimpikan kehilangan seseorang hingga akhirnya aku tersadar kalau itu bukan mimpi.

Aku meraih HP. Mencari lagu ‘Butiran Debu’. Dan saat itu air mataku jatuh lagi setelah sekian jam aku tahan. Tak tahu apa yang kutangisi. Menangisi rasa sakitku atau menangisi karena kehilangan sseorang.

Ternyata rasanya sakit ya. Aku baru tahu.

Tapi setidaknya aku membahagiakan seseorang di sana. Seseorang yang dengan segera akan mendapat respon dari seseorang yang tengah ditunggunya. Seperti biasa, untukmu yang namanya selalu kurapalkan dalam doaku setelah sholat, aku juga pasti masih tetap akan selalu mendoakanmu. Ya, mungkin memang aku bukan yang terbaik. Jadi mungkin dia lah yang terbaik dan terakhir untukmu : )

Masih tetap untukmu dan belum akan bosan. 02:48 wib.


25 Jun 2012

Cintaku melewati jarak ratusan kilometer

08.19 Posted by anzilnyaw , , No comments
Ucap rindu berulang kali menggema
Sesak ingin bertemu berulang kali meluap
Ketika masalah demi masalah mulai bermunculan
Hanya tulisan dan suara yang bisa menguatkan cinta


Lewat layar 14 inci aku bisa melihatmu
Merasakan manisnya tawamu
Yang tak tau kapan kan kudapat


Peluk hangat, serta ciuman sayang hanya lewat ucapan
Ucapan yang setiap hari tak pernah bosan didengar


Yang kutahu pasti,
Hangatnya mentari di sini sama seperti yang kaurasa di sana
Dan cintaku tak akan terhalang
Walaupun melewati ratusan kilometer : )



25 Mei 2012

Real or not

17.45 Posted by anzilnyaw No comments

Dunia yang kulihat hanya sebatas layar berukuran 14 inci
Dunia apa ini?
Semuanya terasa lebih menyenangkan
Terasa lebih hangat...

Dunia ini begitu membosankan
Banyak hal yang aku lakukan
Tapi semuanya sama tiap harinya
Benar-benar bosan...

Semua begitu indah
Apalagi saat pertama aku bertemu dengannya
Ya, bertemu dalam dunia ini
Orang yang kemudian selalu mengisi hariku

Banyak orang yang berkeliaran di depanku
Siapa mereka?
Aku tak tau dan tak kenal
Untuk saling menyapa saja bahkan enggan

Cinta, sahabat, keluarga baru
Begitu indah...

Semuanya begitu memuakkan...

Hingga akhirnya aku tak bisa membedakan mana duniaku yang sebenarnya? Dunia mana yang harus kupilih? Dunia dalam layar 14 inci atau dunia yang begitu luas ini, dunia yang memberi kenyamanan dan kehangatan atau dunia yang menyakitkan dan kelam.
 

23 Apr 2012

The Most I love

10.23 Posted by anzilnyaw , , 4 comments

                Bukan aku yang tak sayang, bukan aku tak suka dan bukan aku tak cinta. Aku mencintaimu lebih dari apapun, aku menyayangimu lebih dari  yang kau tahu dan aku menyukai semua tentangmu. Tapi kita memang berbeda, dan perbedaan itu yang membuat aku memutuskan semua ini.

                Zelin menyeka air matanya, menarik nafas panjang. Dia telah meikirkan ini matang-matang. Memikirkan sebab akibat atas apa yang telah dia lakukan kepada orang yang ia cintai itu. Jarinya dengan lincah menari di barisan keyboard melanjutkan apa yang harus ia katakan. Untuk kesekian kalinya air matanya menetes deras. Bersyukur tak ada orang di rumah dan tak ada yang memergokinya tengah berlinangan air mata saat itu. Hingga kata terakhir “Kurasa cukup sampai di sini hubungan kita”  berhasil ia ketik dengan air mata semakin deras. Send.

                Dave, kekasih, sahabat, kakak, ayah dan segalanya dalam dirinya adalah orang yang selama sebulan lebih menemaninya selalu. Tak sampai habis pikir ia akan memutuskan hubungan dengannya begitu saja. Zelin adalah seorang muslim yang berusaha menepati perintah-perintah agama dan Dave adalah seorang kristiani. Itulah sebabnya ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan itu.

                Bayangan masa lalu mulai dari perkenalan hingga sampai saat ini terekam jelas di benaknya. Sambil menunggu balasan dari Dave ia mengumpulkan tisu-tisu yang berserakan di dekatnya.

                Dave membalas.

                Dhe’ pesan kamu gak komplit.

                Zelin tersenyum masam. Hahaha mau memutuskan hubungan saja koneksi tak merestuinya. Zelin mengirimkan pesannya lagi. Kembali menunggu balasan  pesan dari Dave.

                Jadi kamu minta udahan sama kaka'?

                Iyaa..

                Berat. Iya begitu berat. Sayangnya tak pernah pudar. Tapi ini harus dilakukannya. Zelin ingat saat ia selalu menyemangati kakaknya tersayang itu, selalu menemaninya, selalu berusaha membuatnya tersenyum, selalu dan selalu ada Dave di hidupnya. Dan kini tak ada lagi Dave dalam hidupnya tapi selalu ada Dave dalam hatinya.

                Ya. Seperti layaknya orang yang masih sayang tapi terpaksa diputus hubungannya, Dave tak bisa menerimanya. Ia berkata bahwa ia masih sayang, berusaha meyakinkan bahwa ia masih-masih benar-benar sayang. “Dave, bukan hanya kamu yang masih sayang,” ujar Zelin dalam hati. “You’re the most I love after my God and my Mom.”
 
                Sulit untuk diterima tapi pasti bisa. Suatu saat Zelin yakin orang sebaik, seperhatian, sesayang, sekeren, sesegalanya seperti Dave akan mendapat gadis yang lebih dari sekedar Zelin. “Maaf, aku bukan yang terakhir untukmu, tapi aku…..”  Bahkan untuk sekedar berkata dalam hati saja ia tak mampu. Berulangkali ia membaca pesan Dave yang masih meyakinkan Zelin bahwa benar-benar ia yang diinginkan bukan orang lain lagi, bahwa pengorbanannya selama ini untuk Zelin benar-benar telah diahancurkan begitu saja. Dan setiap kata-kata Dave adalah air mata untuk Zelin.

                “Ikhlaskan aku pergi,”  katanya untuk yang terakhir kali. Zelin benar-benar berharap bahwa ini keputusan yang terbaik untuknya, untuk Dave dan untuk semuanya. 

                Thanks for all..
                Thanks for loving me..
                You’re still the most I love right now :’)



10 Okt 2011

My False

17.07 Posted by anzilnyaw , , , No comments
Tuhan, apa aku ini lahir untuk selalu salah?
Tuhan, bukannya aku ini ingin selalu benar, aku tahu tak mungkin manusia selalu benar, tapi setidaknya Tuhan, aku tak ingin selalu berbuat salah.

Aku sudah berulang kali mengucap kata maaf, dan semoga aku tak akan bosan ataupun lelah. Aku hanya lelah selalu salah. Aku selalu ingin membuat semua orang yang kusayang bisa tersenyum. Bahkan aku sendiri sudah lupa bagaimana senyum yang tulus, tertawa pun bahkan .… entahlah.

Kepalaku selalu sakit kalau aku memikirkan cara bagaimana membuat orang tersenyum. Aku selalu membuat orang lain susah. Maaf. Mungkin tangisku juga tidak berguna. Bahkan bila aku menangis orang-orang tidak akan percaya kalau itu air mataku yang sesungguhnya.

Hidup ini berat Tuhan, maaf bila aku selalu mengeluh.

Seakan aku tak punya semangat hidup. Ingin lari dari kenyataan tapi tak bisa. Sungguh ironis bila aku hanya bisa lari dari masalah.

Aku tak suka banyak bicara, aku lebih suka menulis. Aku takut untuk bicara karena ucapan yang dikeluarkan tidak bisa dihapus lagi seperti layaknya tulisan. Tapi ternyata dalam tulisan pun aku juga sering salah.

Tuhan, mungkin hanya kepadamulah aku bisa cerita panjang lebar. Bila engkau memanggilku kelak Tuhan, pastikan semua orang di sekitarku selalu bahagia. Jangan biarkan mereka menangis.

Tuhan, aku tak lupa mengucapkan terimakasih atas kebahagian yang engkau beri selama ini.




2 Okt 2011

About me

20.12 Posted by anzilnyaw , No comments
Eh hai semua ><
Udah lama buat blog tapi aku belum pernah kenalin diri aku ya..
Nah, sekarang kenalin namaku Anzilna Nuril Falah. Nama yang diberikan ayah kepadaku yang penuh makna. Yang artinya semoga menurunkan cahaya keberuntungan untuk saya, amiinn..

Aku lahir di Tulungagung tanggal 1 Oktober 1995.Tepat hari kesaktian pancasila. Ulang tahun itu bagiku rasanya sangat mendebarkan. Karena kenapa? Karena di saat ulang tahun aku selalu berharap ada seseorang yang bisa memberikan kejutan saat hari itu. Dan itu pasti gag akan aku lupakan. Banyak kejadian terjadi saat tanggal 1 Oktober baik itu menyenangkan maupun menyedihkan.

Emh, makanan favorit sih nggak punya. Pokoknya ada makanan ya makan aja. Kalau minuman favorit, aku punya. Aku suka susu. Apa lagi kalau susunya masih anget, kalau dingin enak juga sih.

Apa lagi ya? Oh ya, hobby ku nggambar. Aku suka nggambar, nggambar tokoh-atokoh anime. Jujur kalau keahlian aku punya banyak banget. Aku bisa menari baik itu tradisional maupun modern. Terserah mau percaya atau nggak, sebenarnya aku bisa break dance. Oh ya satu lagi keahlianku yaitu acting. Hal yang paling aku kuasai yaitu acting nangis. Aku saja bingung kalau lagi nangis itu lagi acting apa nggak. Bakat lain dalam olahraga sih ada juga sebenarnya. Bukannya sombong tapi fisikku ini memang kuat kalau buat lari jarak jauh, mungkin sekitar 15 km aku sanggup. Basket juga bisa sih sebenarnya. Bakatku banyak, Cuma sayang cuma sedikit orang yang tahu. Hahaha. Alhamdulillah juga sih, IQ tergolong lumayan tinggi. Terakhir tes IQ ku 137.

Aku orangnya moody. Suka gonta ganti mood. Suatu kali aku bahagia tapi tiba-tiba bisa marah-marah nggak jelas. Aku suka membuat orang tersenyum. Suka memperhatikan awan saat siang hari, suka bermain saat hujan, suka menghitung bintang, suka memperhatikan bulan. Suka warna biru. Suka sesuatu yang lucu. Suka bertindak seperti anak kecil. Dan phobia dengan hewan bernama kucing.

Cita-citaku banyak. Pertama, aku ingin bisa menaikkan haji ibuku. Kedua, aku menjadi pengusaha, yang membuat banyak lapangan pekerjaan. Ketiga, aku ingin membuka sekolah dengan kurikulum yang kubuat sendiri, dengan pelajaran yang benar-benar berguna. Sebenarnya banyak sekali, tapi mungkin itu saja yang perlu aku kasih tahu ^^

Aku benci dengan sekolah. Aku tidak suka sekolah. Bukan karena orang yang ada di dalamnya tetapi karena materi yang diberikan. Juga dengan aturan-aturannya. Sekarang coba aja dipikir, kita bayar sekolah, tapi kenapa kita terus  yang diatur, kenapa tidak mencoba mendengarkan apa kata murid. Lalu pelajarannya. Apakah menghitung uang butuh rumus? Seperti pelajaran sejarah misalnya, bukankah pelajaran sejarah itu hanyalah sebuah dongeng yang hanya harus diceritakan? Kenapa harus diujikan, dan bila salah kita mendapat cemoohan?

Terkadang aku bingung dengan pola pikirku.
Hhaha sekian deh info tentang aku. Nice to meet you guys ^^




13 Jun 2011

_SmartKusuma_

01.53 Posted by anzilnyaw , , No comments
Tak pernah kubayangkan, hanya berawal dari sebuah game bernama Ayodance, aku punya orang-orang spesial di luar sana. Di sebuah kota yang sangat jauh dari tempatku berada. Pontianak. 

Aku punya bermacam-macam teman di sana dari si Playboy bernama Rama, yang nickname-nya di ayodance cozyrama--ho. Ada lagi si tukang ngambek *peace* Iky, nickname-nya MuhammadRicky. Ada lagi couple ku di ayodance, Eky, nickname-nya rezkynews. Terus, orang yang sering ngomong "cayo" buat nyemangatin, Edho, nickname-nya []-Rifaldi-[]. Si anak yang selalu merasa paling jago *bukan aku yang bilang, peace*, Imam, nickname-nya DewaMasterDance. Lalu ada lagi anak yang dateng-dateng suka ngomong nggak jelas, wawa, nicknamenya wawayo. Ada lagi teman yang belum begitu aku kenal veriigood dan veragood. Dan terakhir, anak yang jarang online, Ajif, nicknamenya RAzifKIt. Walau aku masih belum lama kenal, tapi rasanya sudah lama. 

Teman-teman atau mungkin tepatnya keluarga kecilku itu, sangat mudah untuk dirindukan. Kami semua berkumpul di sebuah club bernama _SmartKusuma_

Awalnya aku bermain ayodance, karena kedua temanku Hime1996 dan zarabcd selalu bercerita tentang keasyikannya. Akhirnya aku tertarik juga. Pertama rasanya sebal karena aku masih belum bisa apa-apa sementara yanng lain sudah jago. Tapi ketika aku bertemu dengan "mereka", keluarga kecilku, rasanya jadi susah melewatkan untuk sehari tidak bermain.

Mungkin setelah ini, dengan kesibukan kami masing-masing, kami akan meninggalkan ayodance dan meninggalkan _SmartKusuma_. Dan kami pasti akan merindukan kalian guys :)





10 Jun 2011

Believe God Give Me The Best

22.28 Posted by anzilnyaw , , No comments
Tuhan, apa dosaku terlalu banyak?
Tuhan, apa aku terlalu banyak meminta?
Tuhan, apa aku kurang mensyukuri hidup?

Tuhan, bolehkah aku marah hari ini? Berapa kali cobaan engkau berikan padaku, aku tetap berusaha sabar. Tuhan, aku punya impian, dan aku ingin mencapainya. Tak masalah jika engkau memberikan berapa pun cobaan aku tetap akan menerimanya, asalkan aku bisa mencapai impianku.

Hari ini, aku terbangun dengan degup jantung yang luar biasa kencang. Perutku mual. Aku tak sanggup makan apa pun pagi ini. Segala macam doa kupanjatkan agar aku bisa masuk di SMAN 1 Kediri kelas akselarasi. Aku berangkat dengan degup jantung lebih cepat lagi.

Tuhan, aku tahu engkau pasti memberikan yang terbaik untuk hambamu kan. Saat kutahu aku tak masuk dalam kelas yang dulu aku sangat cita-citakan, aku sangat lemas. Aku tak sanggup berkata apa-apa. Kudapati teman-teman terdekatku terlihat bahagia ketika dia tahu dia diterima tapi sedetik kemudian terlihat masam saat tahu temannya, yaitu AKU, tak diterima.

Tuhan, aku memang tidak bersyukur. Biarlah. Memang itu nyatanya. Aku ingin menangis di hadapan mereka, tapi aku tak sanggup menghapus senyum kebahagiaan mereka. 

Sebelumnya memang, sudah 3 kali aku bermimpi kalau aku tidak masuk. Siapa coba yang nggak akan down kalau mimpi buruknya sama sampai 3 kali. Aku berangkat mendaftar sendiri, semua kebutuhan mendaftar aku usahakan sendiri, melihat pengumuman juga sendiri. Dan terakhir menangis pun sendiri.

Tuhan, aku sungguh tak sanggup untuk kali ini. Mengapa engkau renggut impianku? Tuhan, kenapa.... 




7 Apr 2011

Dokter bilang "Kamu terlalu banyak mikir"

22.17 Posted by anzilnyaw No comments
Tadi ceritanya saya pergi ke dokter buat periksa. Ini sebenarnya kemauan ibu saya. Saya sih nggak minat.

What's wrong with me?
Yeah, saya cuma ngerasa pusing. Tiap kecapekan dikit, tiap abis olahraga berat, tiap abis mikir berat pasti pusingnya kumat. Dan tadi kata dokter "Ini bukan suatu penyakit yang berbahaya kok. Penyebabnya ada banyak. Seperti kamu mungkin terlalu banyak makan makanan yang mengandung pengawet, atau kamu itu kebanyakan pikiran. Bisa karena sekolah, atau bisa dari keluarga atau pacar. Ini saya kasih obat diminum kalau pas kumat aja pusingnya ya. Yang satunya lgi diminum tiap sebelum tidur."

Nah, lo ini yang nggak saya suka. Kenapa harus obat sih?? Obat kan rasanya nggak enak. Siapa sih yang dulu nemuin barang namanya obat? Ditambah lagi tadi harus ambil darah juga. Banyak lagi !! Sial !!

Well, nggak bohong saya memang terlalu sering mikirin hal yang nggak pantes buat dipikirin. Nggak tahu deh harus gimana. Kalau nggak dipikir masalah nggak bakal nemu jalan keluarnya.

Yah, doa aja semoga saya cepet sembuh :)

1 Apr 2011

Peduli = Care

23.12 Posted by anzilnyaw , , No comments
Peduli adalah suatu tindakan yang didasari pada keprihatinan terhadap masalah orang lain. *by Wikipedia*

Kenapa kita harus peduli dengan orang lain? 
Well, kita hidup di dunia ini gag sendiri, jadi kalau kita mau hidup yang mengesankan kita harus bisa peduli sama orang lain. Dengan kita peduli dengan orang lain, maka orang lain juga akan mempedulikan kita. Semua orang pasti peduli kok sama kamu. Gag ada manusia di dunia yang gag peduli sama kamu.

So, jangan pernah menganggap gag ada satu pun orang lain yang peduli sama kamu. Asal kamu tahu dengan anggapan seperti itu orang di sekitarmu akan merasa serasa gag dihargai.

Ayolah kenapa sih, harus selalu nuntut buat dipeduliin? Look at yourself ! Apa kamu udah mempedulikan orang lain ?

But, I know adakalanya kamu butuh waktu sendiri dan tidak mau seorangpun mempedulikanmu. Tapi bila kamu memang butuh orang lain gag usah munafik buat ngomong "Aku bisa sendiri" 

Ini ada ilustrasi bagus buat kita renungkan. Saya ambil dari daniy.syahdiar.org

-*******-
Pada suatu hari, petani akan memanen sawahnya yang menguning. Suatu ketika, ia melihat ada seekor tikus berlarian. Maka dipasanglah perangkap tikus. Tikus tahu, ia melapor dan mengadu pada Ayam. “Yam, tolongin ane’ duonkk..ada perangkap Tikus tuh..” Ayam bilang: “Lha itu urusan situh..ane sih kagak ngaruh Cuy..”


Tikus kecewa, ia mengadu pada Sapi. Jawaban sapi hampir mirip jawaban Ayam: “Moooh..itu kan perangkap kecil yang muat cuman buwat ente…ane mah gak ada urusan..!”. Tikus pulang dengan super kecewa.

Esok harinya anak Pak tani bermain di sawah. Sial baginya, perangkap tikus Bapaknya menjepit jempolnya. Pak Tani orang modern. Dibawalah anaknya ke puskesmas. Pak Dokter bilang: “Darahnya banyak yang keluar, cobalah banyak makan bergizi, misalnya hati ayam..” Sorenya, sang ayam disembelih.

Ternyata luka si anak makin menggila. Tetanus rupanya. Si anak demam dan akhirnya meninggal dunia. Walau modern, Pak tani tetap mengadakan tahlilan. Karena orang baik, tamunya banyak. Maka sebelum acara dimulai, sang Sapi dipotong demi sajian Tahlil.

Pak tani menyesal. Esoknya jebakan tikus ia singkirkan. Tikus hidup damai sentosa.

29 Mar 2011

Ayah, Ibu aku pulang..

16.57 Posted by anzilnyaw No comments
"Ayah, Ibu aku pulang..."
... kaki mungil itu mulai menyusuri rumah sederhananya. Matanya yang polos menyapu setiap sudut rumahnya, mencari cari apakah ada orang di sana. Dan seperti biasa, rumah itu sepi, senyap, tak berpenghuni.

"Lagi-lagi sepi..", ujarnya lirih. "Ayah, Ibu andai kalian ada di rumah saat ini pasti aku sangat senang. Tidak ingatkah kalian tanggal berapa ini. Ya ya ya.. Kalian harus kerja cari uang buat mencukupi kebutuhanku."

Dilemparnya tas biru kesayangannya sembarangan di lantai.Kakinya mulai melangkah ke sebuah rak penuh dengan piala. Dibukanya rak itu dan diletakkannya sebuah piala yang indah bertuliskan 'Juara 1 Lomba Matematika tingkat Internasional'

"Andai kalian tahu kalau hari ini aku menang lagi. Aku tak butuh uang, aku hanya butuh kasih sayang..." 

Matanya mulai panas. Butir-butir air mulai menyeruak keluar. Setetes demi setetes hingga wajahnya kini penuh dengan air mata. Tangan mungilnya mencoba menyeka berharap air itu tidak keluar lagi. Tapi semakin dia berusaha menyekanya semakin deras air yang keluar.

"Ayah, Ibu hari ini aku ulang tahun dan aku memenangkan lomba, tidakkah kalian ingin pulang sekedar memberiku ucapan selamat atau pelukan hangat ?? 15 tahun aku punya orangtua tapi belum sekalipun aku benar-benar merasakan punya orangtua.... "

.... dan hidup tanpa kasih sayang orangtua akan sangat hambar.